Senin, 30 Mei 2011

Lombokpost. co.id - BIMA --Ini kabar gembira bagi warga Kecamatan Sape dan Sanggar, khusus mereka  yang rumahnya hanyut dan rusak parah akibat banjir bandang beberapa waktu lalu. Mereka akan dibangun rumah hunian sementara.
Rencana pembangunan rumah hunian sementara tersebut diakui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima Drs Sulhan MT. ‘’Ini atas permintaan dari Direktur II Tanggap Darurat Pusat. Mereka meminta data jumlah rumah yang rusak parah akibat banjir di Sape dan Sanggar,’’ katanya pada koran ini.
Rumah hunian sementara tersebut direncanakan dibangun tahun 2011 ini. Bupati Bima telah mengirimkan data jumlah rumah yang rusak baik di Kecamatan Sape maupun Sanggar. Termasuk gambar dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk pembangunan itu. ‘’Data yang kita kirim itu, untuk kerusakan rumah di Sape sebanyak 62 unit, sedangkan di Sanggar hanya tujuh unit,’’ sebutnya.


Diakui adanya tawaran untuk pembangunan rumah hunian sementara setelah mereka melihat langsung kondisi yang dialami korban banjir di Sape dan Sanggar. Karena pasca banjir bandang, warga masih menempati tenda-tenda darurat. ‘’Karena sifatnya sementara, rumah itu hanya akan ditempati sekitar satu tahun. Sambil menunggu turunnya anggaran rehabilitasi dan rekontruksi dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) pusat,’’ akunya.
Anggota DPRD Kabupaten Bima asal Sape, Drs H Najib HM Ali mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami warga korban banjir di Sape. Sejak musibah banjir April lalu, mereka masih hidup di tenda darurat.
‘’Di sekitar rumah saya banyak warga yang rumahnya ambruk diterjang banjir. Karena tidak punya tempat lain, mereka hidup ditenda darurat yang mereka bangun di lokasi rumah mereka sebelumnya,’’ akunya.
Dia berharap pemerintah memperhatikan hal itu. Karena warga sudah tidak memiliki apa-apa lagi untuk bisa membangun sendiri rumahnya. ‘’Termasuk urusan kebutuhan sehari-hari, saat ini mereka cukup kesulitan. Karena uang dan barang berharga habis dibawa banjir,’’ pintanya. (gun)
Reaksi:

0 komentar :

Poskan Komentar