Selasa, 04 Juni 2013

DASI NTB menyerahkan tabungan kepada 10 orang pedagang Rujak di dasn kolo, selain pemberian tabungan
DASI NTB juga melakukan Branding Rombong para pedagang rujak di Dasan Kolo.
Program ini adalah program yang di lakukan secara bertahap. bulan ini adalah bulan ke dua DASI melakukan branding dan pemberian bantuan berupa tabungan. Bulan depan InsyaAllah kami  akan membranding dan memberi tabungan lagi pada pedagang rujak Dasan Kolo.

Selasa, 20 Desember 2011




DASI NTB-Seminar Lembaga Sosial digelar di AULA BAPELKAS MATARAM pada tanggal 20 Desember 2011, seminar ini diadakan oleh Dompet Amal Sejahter  (DASI NTB) dan diikuti oleh sekitar 100 peserta dari seluruh lembaga Sosial di Nusa Tenggara Barat. Pembicara yang hadir pada saat itu adalah Ustadz Virda dari Rumah Zakat Indonesia. Hadir Juga, Dewan Penasehat DASI NTB, Bpk TGH. Satriawan Lc, MA, dan Bapak Suriadi Jaya Purnama (Wakil Ketua DPR NTB).
               Dari tahun 2002 hingga sekarang DASI NTB Akan selalu bekerja untuk masyarakat dengan cita-cita mensejahterakan Masyarakat NTB untuk  membantu meningkatkan IPM NTB yang masih berada pada posisi ke-32 dari 33 Provinsi di Indonesia. Kebaradaan Lembaga Sosial di tengah-tengah masyarakat, akan sangat membatu memenuhi kebuhan masyarakat. Oleh sebab itu, kesadaran masyarakat NTB untuk Berzakat, Berinfak, Beshadaqah Perlu di tingkatkan. Begitu juga harapan diadakan seminar ini adalah agar  bisa mengadopsi hal-hal baru yang membangun untuk kemajuan lembaga sosial yang ada di Nusa Tenggara Barat.(*zen)

Minggu, 20 November 2011

Zakat Dalam Al-Qur'an dan Hadist

AYAT-AYAT AL QUR'AN DAN HADITS TENTANG ZAKAT, INFAQ DAN SHADAQAH

Kamis, 03 November 2011


DASI NTB-Program LKC (Layanan Kesehatan Cuma-Cuma) dari Dompet Dhu’afa   kembali menggelar donor darah. Kegiatan   yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri Lombok Barat, disambut antusias oleh para ustadz dan  santri.  Memang sulit untuk mencari orang yang dengan sukarela menyumbangkan darahnya sebagai bentuk kepeduliannya kepada sesama, menurut penuturan dari Bapak Padilah dari PMI (Palang Merah Indonesai) saat berbinacang bersama pihak DASI NTB, kalau mengadakan kegiatan serupa yang mengikuti biasanya  kurang dari 50 orang. Dengan keantusiasan para murid bisa melebihi target dari Dompet Dhu’afa yang semulanya hanya menargetkan 50 kantong darah, tetapi darah yang didapatkan melebihi dari target, ini adalah suatu hal yang menggembirakan bagi Petugas PMI, semoga kepedulian seperti ini bisa terus di kembangkan di lingkungan pondok pesantren dan masyarakat umum, menyadari bahwa setetes darah yang ada sangat berarti untuk sesama.

Kamis, 25 Agustus 2011


IFTOR ON THE ROAD

Sekitar 300 paket berbuka puasa (takjil) dibagikan gratis untuk para pengguna jalan yang melintasi jalan Pejangggik, tepatnya di depan Mataram Mall. Kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahun ini merupakan agenda wajib DASI NTB untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengkampanyekan sadar Zakat, Infaq dan Sodaqah di kalangan masyarakat perkotaan.  Kegiatan ini merupakan kerja sama  DASI NTB dengan koran terbesar dan pertama di NTB yaitu Lombok  Pos. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.20 wita diawali dengan penyerhan takjil kepada aparat kepolisian yang berjaga-jaga mengamankan arus lalu lintas yang begitu padat, karena memamng selama bulan puasa pihak kepolisian selalu stand by disini, kata Anto  anggota Polisi dari Polsekta Mataram.
Mataram – 23 Agustus 2011, Pembagian paket CAHAYA (Ceria Dhu'afa di Hari Raya) berlangsung khidmat, Bapak Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh datang pada acara tersebut.  Dalam sambutannya Bapak Walikota mengapresiasi kegiatan ini, dan berharap hal serupa diikuti oleh BUMN dan BUMND yang ada di Kota Mataram. Beliau juga menghimbau warga masyarakat Kota Mataram agar senantiasa peka dengan kondisi sekitarnya dan menumbuhkan sikap saling tolong menolong.

Minggu, 21 Agustus 2011

Mataram-RIZKIA, DASI NTB bekerja sama dengan Lombok Post juga menggelar acara tujuh belasan dengan mengundang anak-anak yatim dan kaum dhu’afa untuk buka bersama. Kali ini kegiatan ini dilakukan di rumah asuh DASI NTB. Sekitar 60-an anak-anak yatim dan kaum dhu’afa disekitar rumah asuh diundang untuk menghadiri acara.

Jumat, 19 Agustus 2011

Lombok Post, TANJUNG-Rosiandi, bocah 2 tahun yang menderita tumor di hidung kemungkinan akan dioperasi di Mataram. Kepastian itu didapatkan DASI NTB setelah Konsultasi dengan beberapa dokter di RSUP NTB. “Insyalah ada Dokternya yang siap melakukan operasi di sini,” kata aktivis DASI NTB Abdul Hanan Pada Lombok Post.
PRAYA-KPP Pratama Praya, DASI NTB dan Lombok Post salurkan Bantuan CAHAYA (Ceria Dhu’afa do Hari Raya). Acara yang di laksanakan di Masjid Agung Praya dua hari lalu dirangkai dengan buka puasa bersama anak yatim dan kaum dhu’afa.

Senin, 15 Agustus 2011

Lombok Post, Edisi Senin, 15 Agustus 2011. Ada senyuman di bibir Suminem ketika Abdul Hanan, salah seorang Relawan dari Dompet Amal Sejahtera Ibnu Abbas ( DASI) NTB mengabarkan ada lembaga yang mau membantu biaya operasi putrinya yang menderita Hydrochepalus, Suminempun bercanda dengan putrinya itu, Erniati, 6 tahun. Dia mengatakan ada orang yang mau mengajak jalan-jalan untuk mngobatinya. Nanti setelah berobat, ada harapan Erniati bisa duduk.

Jumat, 12 Agustus 2011

Lombok Post- Mataram – DASI NTB kerja bareng dengan Lombok Post mengadakan Tebar Kurma. Kegiatan tebar kurma ini kali pertama ini dilaksanakan dua hari yang lalu dengan wilayah penyebaran di Wilayah Gebang Barat. Kegiatan tebar kurma ini dipersiapkan 500 paket kurma, sedangkan untuk penyaluran tahap pertama 50 paket.

Rabu, 03 Agustus 2011

Siapa yang tidak tega melihat nasib anak-anak dhuafa di sekitar kita. Apakah Anda pernah berinteraksi bersama mereka? atau punya pengalaman berharga yang bisa dibagikan kepada orang lain tentang mereka, dan bisa menginspirasi siapa saja agar mau berbagi dan berempati?

Senin, 01 Agustus 2011

Tiara Priscia, Balita pengidap Atresia Abilier. Sejak umur 2 bulan mengidap penyakit ‘Aneh’, penyakit yang membuat perutnya membengkak.
Ayahnya, Wawan adalah seorang petani di sumbawa, tepatnya Desa Moyo lilir Sumbawa, sedangkan Ibunya, Nurlaela hanya seorang ibu rumah tangga,” Tiara di rujuk ke Surabaya, tapi Jamkesda kami hanya sampai di Bali, sedangkan di Bali peralatan medisnya kurang, kalau di bawa ke Surabaya biaya operasinya bisa sampai 1 milyar” tutur pak wawan.
Balita yang berusia 13 bulan ini hanya terbaring lemah di Rumah Sakit ketika kami kunjungi. Tubuh mungilnya hanya terbungkus kain sarung.
Mari bantu ringankan beban Tiara :
Hubungi Call Center DASI NTB : 0370-6627478

Minggu, 31 Juli 2011

    Mataram - Dompet Amal Sejahtera Ibnu Abbas Nusa Tenggara Barat (DASI NTB) bekerjasama dengan Ikatan Da'i Indonesia (IKADI NTB) dan Lombok Post mengadakan acara Tarhib Ramadhan. Kegiatan untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan 1432 H ini dilaksanakan di Islamic Center Cakeranegara.

Rabu, 20 Juli 2011

DASI NTB kembali di percaya menjadi panitia daerah oleh Dompet Dhuafa untuk program seleksi Sekolah Guru Ekselensia Indonesia (SGEI). Program SGEI ini bernaung di bawah divisi makmal pendidikan Lembaga Pengembangan Insasi. SGEI adalah sebuah program pemberdayaan bagi para sarjana (semua jurusan) yang ingin mengabdikan dirinya menjadi guru dan siap dididik selama 6 bulan di Parung, Bogor, Jawa Barat. Selesai mengikuti pendidikan selama 6 bulan harus bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia untuk menjadi guru di lembaga-lembaga pendidikan yang di kelola oleh Dompet dhuafa. Lama penempatan sekitar satu tahun penuh. Selama pendidikan di Bogor semua biaya (transportasi, akomodasi dan uang saku) sudah ditanggung oleh LPI, begitu penempatan dimulai para peserta akan diberikan insentif 2 juta-3,5 juta per bulan. Program SGEI ini akan mencari 35 orang sarjana dari seluruh Indonesia melalui jalur tes atau seleksi.

Jumat, 08 Juli 2011

Sebelum berangkat ke Bogor, acara yang bertajuk DASI NTB Go to SMART memiliki  beberapa rangkain acara yang dilalui yaitu : On air di RRI Pro 2 dan kunjungan media ke Lombok Post. Kedua acara tersebut bertujuan untuk meminta dukungan dan doa dari masyarakat khusunya media massa. Ternyata tidak hanya media massa yang memiliki simpati untuk mendukung DASI NTB go to SMART, tercatat Yayasan Rinjani yang berkantor di BTN Taman Baru memberikan donasinya Rp. 1.750.000. Yayasan yang dipimpin oleh Mamiq H. Wardi tersebut bergerak di bidang sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang tidak mampu. Mamiq Wardi mengukapkan kegembiraanya ketika mendengar ada duta dari NTB yang diterima sekolah di SMART Ekselensia Indonesia, apa lagi yang diterima adalah anak-anak dhuafa yang selama ini sangat sulit untuk mengakses sekolah berkualitas dengan fasilitas yang lengkap. Anak yang dimaksud adalah Fahrul Hilman siswa SDN 29 Ampenan yang berasal dari Tinggar Kec. Ampenan Kota Mataram.

Senin, 04 Juli 2011

Okezone.com – Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Indonesia kembali berduka. Salah satu anak bangsa yang selama ini dikenal sebagai ulama kawakan, Zainuddin MZ, meninggal dunia sekira pukul 09.30 WIB.

Rabu, 29 Juni 2011

Subhaanalladzii asraa bi ‘abdihii lailam minal masjidil haraami ilal masjidil aqshalladzii baaraknaa haulahuu li nuriyahuu min aayaatinaa innahuu huwas samii’ul bashiir

“Mahasuci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat” (Al Israa’, 17 : 1)

Senin, 27 Juni 2011

 VIVAnews - Tidak ada yang aneh, keadaan fisik lelaki bernama Tohari (34) ini tampak normal layaknya manusia pada umumnya. Namun, jika dipegang, bagian tubuhnya dari pusar ke atas terasa sangat keras, layaknya kayu.

Laki-laki asal Desa Ngadiboyo, Rejoso, Nganjuk, Jawa Timur ini mengaku keanehan tersebut mulai dirasakan pada 2006, saat ia potong rambut.

Minggu, 26 Juni 2011

Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan bersumpah untuk mengubah Turki menjadi negara paling kuat, modern dan stabil di kawasan.
"Ketika Republik Turki didirikan pada tahun 1923, ekspor Turki adalah 51 juta dolar. Setelah 79 tahun, ekspor Turki mencapai 36 miliar dolar. Pada tahun 2008, ekspor mencapai tingkat rekor tertinggi dengan 132 milyar dolar. Ekspor menurun menjadi 102 milyar dolar pada tahun 2009 dan 114 milyar dolar di tahun 2010 sebagai dampak krisis keuangan global.