Minggu, 21 Agustus 2011

Mataram-RIZKIA, DASI NTB bekerja sama dengan Lombok Post juga menggelar acara tujuh belasan dengan mengundang anak-anak yatim dan kaum dhu’afa untuk buka bersama. Kali ini kegiatan ini dilakukan di rumah asuh DASI NTB. Sekitar 60-an anak-anak yatim dan kaum dhu’afa disekitar rumah asuh diundang untuk menghadiri acara.

Jumat, 19 Agustus 2011

Lombok Post, TANJUNG-Rosiandi, bocah 2 tahun yang menderita tumor di hidung kemungkinan akan dioperasi di Mataram. Kepastian itu didapatkan DASI NTB setelah Konsultasi dengan beberapa dokter di RSUP NTB. “Insyalah ada Dokternya yang siap melakukan operasi di sini,” kata aktivis DASI NTB Abdul Hanan Pada Lombok Post.
PRAYA-KPP Pratama Praya, DASI NTB dan Lombok Post salurkan Bantuan CAHAYA (Ceria Dhu’afa do Hari Raya). Acara yang di laksanakan di Masjid Agung Praya dua hari lalu dirangkai dengan buka puasa bersama anak yatim dan kaum dhu’afa.

Senin, 15 Agustus 2011

Lombok Post, Edisi Senin, 15 Agustus 2011. Ada senyuman di bibir Suminem ketika Abdul Hanan, salah seorang Relawan dari Dompet Amal Sejahtera Ibnu Abbas ( DASI) NTB mengabarkan ada lembaga yang mau membantu biaya operasi putrinya yang menderita Hydrochepalus, Suminempun bercanda dengan putrinya itu, Erniati, 6 tahun. Dia mengatakan ada orang yang mau mengajak jalan-jalan untuk mngobatinya. Nanti setelah berobat, ada harapan Erniati bisa duduk.

Jumat, 12 Agustus 2011

Lombok Post- Mataram – DASI NTB kerja bareng dengan Lombok Post mengadakan Tebar Kurma. Kegiatan tebar kurma ini kali pertama ini dilaksanakan dua hari yang lalu dengan wilayah penyebaran di Wilayah Gebang Barat. Kegiatan tebar kurma ini dipersiapkan 500 paket kurma, sedangkan untuk penyaluran tahap pertama 50 paket.

Rabu, 03 Agustus 2011

Siapa yang tidak tega melihat nasib anak-anak dhuafa di sekitar kita. Apakah Anda pernah berinteraksi bersama mereka? atau punya pengalaman berharga yang bisa dibagikan kepada orang lain tentang mereka, dan bisa menginspirasi siapa saja agar mau berbagi dan berempati?

Senin, 01 Agustus 2011

Tiara Priscia, Balita pengidap Atresia Abilier. Sejak umur 2 bulan mengidap penyakit ‘Aneh’, penyakit yang membuat perutnya membengkak.
Ayahnya, Wawan adalah seorang petani di sumbawa, tepatnya Desa Moyo lilir Sumbawa, sedangkan Ibunya, Nurlaela hanya seorang ibu rumah tangga,” Tiara di rujuk ke Surabaya, tapi Jamkesda kami hanya sampai di Bali, sedangkan di Bali peralatan medisnya kurang, kalau di bawa ke Surabaya biaya operasinya bisa sampai 1 milyar” tutur pak wawan.
Balita yang berusia 13 bulan ini hanya terbaring lemah di Rumah Sakit ketika kami kunjungi. Tubuh mungilnya hanya terbungkus kain sarung.
Mari bantu ringankan beban Tiara :
Hubungi Call Center DASI NTB : 0370-6627478